LIKE FANSPAGE

Islam Itu Indah

Islam Itu Indah

Raya

Banyak Masuk TKI Ilegal , 8 Wisatawan Indonesia Tertahan di Imigrasi Bandara Jeju

On 1/07/2020


Pulau jeju.  Maraknya kembali arus TKI ilegal yang masuk ke pulau jeju korea selatan ahir ahir ini berdampak negatif untuk para wisatawan indonesia yang ingin berlibur ke pulau yang berada di semenanjung korea tersebut.

Seperti di ketahui ahir ahir ini banyak oknum oknum nakal yang kembali mengirimkan WNI ke pulau jeju untuk bekerja tanpa melalui mekanisme yang benar.rata rata mereka berpura pura akan berwisata ke pulau jeju bermodal paspor,tiket pesawat pp dan bookingan tempat penginapan.dikarenakan jeju bebas visa ,banyak yang mengakalinya untuk mencari pekerjaan.

Padahal di pulau jeju sendiri minim pekerjaan untuk pekerja ilegal,tak jarang mereka di pekerjakan di perkebunan jeruk,lobak dan lainnya yang bersifat musiman.setelah musimnya habis mereka tak akan bisa bekerja lagi di tempat tersebut,tak jarang mereka tidak akan mampu bertahan dan akan kembali pulang ke indonesia,padahal sudah menghabiskan modal yang lumayan banyak,

Padahal Komunitas Wni di jeju sudah memberi Warning supaya jangan ada lagi yang mau di bawa ke jeju untuk di pekerjakan secara ilegal,tapi kebanyakan dari mereka menghiraukannya.tak ayal setelah sampai di jeju rata rata penyesalan yang di dapatnya.

Kasus serupa pernah terjadi di tahun 2016, dimana pelaku bersama komplotannya berhasil di tangkap pihak kepolisian indonesia maupun kepolisian korea, dikarenakan kasus ini melibatkan oknum di kedua negara.Kasus itu berhasil di bongkar berkat kerjasama WNI yang bekerja di pulau jeju dan Kedutaan Besar RI yang berada di Seoul.

Di tahun 2016 lebih dari 50 orang terlantar dan terlunta lunta,tanpa pekerjaan tanpa uang dan tanpa tempat tinggal, karena oknum yang membawa mereka ke jeju lepas tangan ketika mereka  sudah di serah terimakan pada broker yang berkewarganegaraan korea.

Senin 6 Desember kemarin Imigrasi Bandara jeju Menahan sekitar 8 orang wisatawan asal indonesia yang akan masuk ke pulau jeju, salah satu yang tertahan adalah YULIA,WNI asal Patrol indramayu yang akan berlibur ke pulau jeju sekaligus bertemu dengan suaminya yang bekerja di pulau tersebut.

Yulia beserta 7 WNI lainnya di bawa ke kantor imigrasi bandara jeju dan di interogasi terkait tujuan kedatangannya, padahal dokumen yang di pegangnya sudah lengkap termasuk paspor,Tiket PP dan surat Undangan dan jaminan dari perusahaan tempat suaminya bekerja,sempat tertahan selama hampir 3 jam ahirnya Yulia bisa keluar dari bandara setelah pihak imigrasi menghubungi pihak penjamin yaitu pihak perusaahan tempat suaminya bekerja.

Waktu keluar dari kantor imigrasi bandara yang semula tertahan 8 orang, ketika Yulia keluar masih tersisa 3 WNI yang masih tertahan,padahal sepertinya dokumen juga lengkap.

Semakin di persulitnya WNI untuk berwisata di pulau jeju tak lepas dari banyaknya WNI ayng liburan di pulau tersebut namun ahirnya mereka mencari pekerjaan sehingga mereka kebanyakan melebihi batas ijin tinggal dan menjadi pekerja ilegal.

Sewaktu di bandara di indonesia juga, imigrasi sangat detail terhadap WNI yang akan berlibur ke pulau jeju korea selatan. Pihak imigrasi Indonesia juga sampai menelpon Suami dari Yulia untuk memastikan kebenaran dari tujuannya berlibur ke pulau Balinya korea tersebut.





Selamat berlibur

Tabrakan Perahu di Laut Korea Hingga Tenggelam, Satu Wni dan Satu Warga Negara Korea Selamat

On 1/02/2020


Jejudo. Telah terjadi insiden tabrakan dua  perahu nelayan yang beroperasi sekitar 7 km sebelah timur  di perairan laut Udo Seongsan jejudo yang mengakibatkan salah satu perahu terbalik dan tenggelam.

Tabrakan tersebut terjadi Kamis 2 januari sekitar pukul 13.00 waktu korea selatan antara kapal pancing longline kelas 29-ton, dan  kapal pancing nelayan Sungsan kelas 3-ton.

Di dalam  perahu yang tenggelam tersebut terdapat dua orang,salah satunya ialah kapten ( pemilik perahu ) dan satu orang ABK warga negara indonesia yang di ketahui bernama Yahya berasal dari cirebon jawa barat.

Sebelum peristiwa naas tersebut terjadi,Menurut pengakuan korban, dirinya bersama yang punya kapal sedang menarik pancing ikan  di tengah laut.Secara tiba tiba dia bersama bosnya terpental hingga membentur kayu karena perahunya di tabrak dari arah samping oleh perahu yang ukurannya lebih besar,"Ungkap Tki yang sudah tiga tahun bekerja di korea tersebut".

Sebelum perahunya tenggelam majikannya sempat bertengkar dengan pengemudi perahu yang menabraknya,setelah itu perahu yang menabraknya pergi berlalu begitu saja.
tak di sangka ternyata hasil tabrakan itu membuat air langsung masuk kedalam perahu hingga banjir, beberapa upaya sempat di lakukan Yahya termasuk memompa air di buang dari dalam perahunya ke laut.

Akan tetapi perahunya tidak kuat menahan beban air yang masuk terlalu banyak sehingga mengakibatkan perahu miring. Sebelum perahu tenggelam yahya lari mengambil pelampung dan berteriak minta tolong pada perahu yang menabraknya yang semakin menjauh.

Nasib baik masih menghinggapinya, Tuhan masih sayang padanya.perahu yang menabraknya berbalik arah,dan sebelum perahu yang di tumpangi Yahya beserta majikannya tenggelam, mereka sudah tertolong pindah naik ke perahu yang menabraknya.

Hingga saat ini Kantor Polisi Maritim Jeju masih menyelidiki kasus kecelakaan tersebut.

Per Juli 2020, TKI Korea Swasta Akan di Kenai Denda Ketika Ingin Pulang ke Indonesia.

On 12/10/2019


Korea selatan. Pemerintah korea selatan kembali membuka kesempatan pulang secara sukarela kembali ke negara asalnya bagi warga negara asing yang berstatus ilegal.program ini akan berlaku mulai 11 Desember 2019 sampai 30 juni 2020.

Di karenakan banyak yang tidak mempercayai program ini, pemerintah korea menyiasati dengan memberi peluang bagi orang asing ilegal yang pulang secara sukarela akan di berikan visa kunjungan C-3 selama 90 hari.

Syarat pengajuan visa C-3 salah satunya surat keterangan pulang sukarela yang akan di berikan ketika melapor ke imigrasi setempat.dan di butuhkan SKCK dari Kepolisian Daerah serta surat keterangan bebas TBC.

Bukan hanya bisa mengajukan visa kunjungan.bahkan bisa masuk ke korea lagi dengan visa e9 seperti semula.dengan mengikuti prosedur yang berlaku.

Waktu pengajuan visa C-3 pun bervariatif, bagi yang pulang secara sukarela periode desember tahun ini bisa mengajukan setelah 3 bulan kepulangan.dan lainnya bisa di lihat pada picture di bawah.


Bagi yang melapor/pulang melewati batas ahir program pulang sukarela,Pemerintah korea akan memberlakukan denda yang lumayan besar sekitar 30%, sedangkan bagi yang tertangkap pihak imigrasi akan dikenakan denda 100%.

Perhitungan denda di sesuaikan dengan berapa lama tinggal di korea secara ilegal.Bagi yang ilegal di atas 3 tahun dan tertangkap imigrasi denda maksimal 20 juta Won.


Sumber : Noviana risa ( 경남 이주민 센토 ).

Peluang Perempuan Untuk Bisa Kerja ke Korea sangat sedikit

On 12/07/2019


Korea selatan. Siapa yang tidak tahu korea,Negeri dengan banyak impian dan idola. Baik dari drama maupun aktrisnya, hingga pekerjaan yang di dambakan banyak orang termasuk orang orang indonesia.

Seorang warga negara indonesia bisa bekerja di korea salah satunya melalui proses G to G.yaitu sebuah proses kerjasama antara pemerintah indonesia dengan pemerintah korea dalam hal penempatak tenaga kerja indonesia ke korea.

Seseorang bisa ke korea melalui proses G to G salah satu syarat utamanya adalah harus lulus ujian bahasa korea yang di selenggarakan oleh Hrd Korea bekerja sama dengan BNP2TKI.Untuk melihat jadwal ujian bisa di lihat melalui situs resmi BNP2TKI.

Gaji yang sangat menggiurkan bervariasi angara 15-50 juta ( tergantung jam kerja ) membuat siapapun ingin berebut secepatnya bisa ke korea.hal ini dapat di lihat dengan semakin membludaknya peminat tatkala pendaftaran ujian di umukan.

Ribuan orang rela berbondong bondong mengantri untuk verifikasi pendaftaran ujian bahasa korea, karena kapan lagi bisa kerja dengan penghasilan yang lumayan di bandingkan bekerja di negara lainnya.

Akan tetapi lulus ujian bahasa korea bukan jaminan mutlak bisa terbang dan kerja di korea. Calon TKI juga harus terjamin kesehatannya.banyak yang gagal berangkat gara gara ketika medical yang bersangkutan di nyatakan Unfit,padahal sudah mengeluarkan uang yang lumayan dan masa menunggu yang sangat lama.

Selain masalah kesehatan hal yang paling penting adalah turunnya kontrak kerja untuk kita. Masa turun kontrak kerja bervariasi ada yang cepat ada pula yang sampai 2 tahun setelah lulus bahkan banyak juga yang tidak mendapatkan kontrak kerja ( SLC ) hingga ijazah sertifikat kelulusan kadaluarsa dan tidak berlaku lagi.


  • Peluang kerja laki laki lebih banyak di bandingkan perempuan.hal ini bisa di lihat setiap panggilan persiapan penerbangan dari ratusan orang  hanya terdapat perempuan di bawah sepuluh orang.bahkan minggu ini dari 300 orang yang diberangkatkan perempuannya  hanya 10 orang atau hanya sekitar 3 persennya.


Pengalaman admin ketika proses berangkat kerja ke korea juga sama,semua laki laki dalam satu lembaga bisa berangkat semua,sedangkan perempuan hanya sekitar 5 orang dari sekitar 15 orang perempuan yang telah lulus ujian bahasa korea.

Bahkan ada beberapa teman admin yang sudah dua kali ujian dan selalu lulus akan tetapi terhitung sampai 6 tahun kontraknya tidak pernah turun.

Teman admin yang satunya lagi kasusnya hampir serupa setelah ujian dua kali dan selalu lulus selama lima tahun kontraknya tidak pernah turun  ahirnya yang bersangkutan berangkat ke taiwan.ketika baru beberapa bulan di taiwan yang bersangkutan di beritahu bahwa kontrak kerja di korea sudah terbitkan diapun sampai memutuskan pulang ke indonesia lagi dengan harapan bisa ke korea walaupun dengan membayar denda kepada agensi yang memberangkatkannya ke taiwan.

Akan tetapi nasib baik belum menyertainya.karena proses kepulangannya dari taiwan yang memakan waktu tidak sebentar.ketika yang bersangkutan pulang ke indonesia dan datang menghadap BNP2TKI, yang bersangkutan di nyatakan di diskualifikasi dan gagal di berangkatkan ke korea dengan alasan tidak hadir ketika panggilan Untuk persiapan penerbangan.

Maka ketika teman teman sudah bekerja dimanapun berada terutama perempuan, berfikirlah lebih matang lagi jika ingin bekerja di korea. Rezeki memang tuhan yang mengatur, tapi setidaknya kita bisa membaca peluang atau kesempatnnya.

Waspada , ViturAgency di Duga Sering Menyelundupkan WNI Ke Jeju dengan Modus Visa Turis

On 12/05/2019


JEJUDO. Banyaknya WNI yang masuk ke jeju korea selatan untuk mencari pekerjaan dengan modus visa turis sungguh sangat di sayangkan banyak pihak.

Kebebasan masuk jeju tanpa menggunakan visa sudah di salah gunakan,seperti belakangan ini marak kembali WNI yang mencari pekerjaan dengan status pelancong yang datang ke jeju dengan mengelabuhi imigrasi dengan kelengkapan dokumen paspor,tiket pulang pergi dan bookingan hotel.

Ada beberapa orang yang datang secara mandiri banyak pula yang melalui perantara calo.

Seperti yang di alami, sebut saja Gemblung. Gemblung berasal dari daerah jawa timur datang ke jeju melalui beberapa calo.

Terduga pelaku


Yang mengantarkan nya datang ke jeju  yaitu seseorang yang berada di balik akun facebook Vituragency. Dia membayar sekitar 45 jutaan untuk bisa sampai ke jeju dan ahirnya mendapat pekerjaan di kebun.
Sebulan kadang hanya 18 hari kerja dengan bayaran 60 ribu won perhari di potong uang asrama 250 ribu won perbulannya.

Setelah admin teliti lebih dalam tentang calo yang memberangkatkan gemblung,dari profile facebook ternyata Vituragency bergerak di bidang biro jasa pembuatan visa turis.

Benar saja setelah admin teliti lebih dalam ternyata yang bersangkutan juga menyelundupkan WNI ke jeju dengan modus visa turis.hal ini bisa di lihat distatus facebooknya beberapa minggu lalu yang mengatakan dirinya sedang tugas negara di jeju.



Dan hari ini pula yang bersangkutan membuat status facebook bahwa orang yang di bawanya ke jeju sudah lolos ke daerah yeosu arah busan.tidak tahu kenapa bisa lolos seperti itu. Ada kemungkinan sekongkol dengan kapal nelayan.

Perlu di ketahui nasib WNI yang sudah terlanjur datang ke jeju dengan visa turis tidak seenak yang di bayangkan. Banyak di antara mereka yang hanya bertahan hingga terkumpul uang untuk membeli tiket pulang.

Adapula yang tetap bertahan karena ingin mengumpulkan modal yang telah di keluarkan walau dengan keterpaksaan.
Dikarenakan di jeju jarang ada perusahaan yang menerima pekerja ilegal.



Admin menyarankan hati hati jikalau ada yang menawarkan kerja secara ilegal ke korea apalagi ke jeju.
Mending uangnya di buat usaha di indonesia.

Sepanjang 2019, Puluhan WNI Berbondong Mencari Suaka Ke Jeju Korea Selatan

On 12/04/2019


Korea Selatan. Sepanjang tahun 2019 Kantor imigrasi jeju menerima pengajuan permohonan visa suaka warga negara indonesia yang datang ke pulau jeju do yang berada di semenanjung laut korea.

Ada beberapa yang di setujui dan ada yang di tolak, pengajuan pun bermacam macam alasan. Info yang di dapat dari sumber terpercaya ada beberapa WNI yang mengajukan Visa Suaka dengan Alasan LGBT.

Tapi ternyata alasan itu hanya akal akalan mereka saja, tujuan utama mereka adalah untuk mencari pekerjaan di korea selatan. Sedangkan visa suaka atau di sebut juga dengan visa G1 seyogyanya tidak diperbolehkan untuk bekerja.

Mereka membayar kisaran 45-80 juta supaya bisa sampai ke korea yang ahirnya di tempatkan di pulau jeju.

Penulis pernah menggali informasi dari mereka ketika mereka singgah di salah satu tempat ibadah dan numpang tinggal karena belum punya pekerjaan, Mereka rata rata di janjikan bekerja di perkebunan.

Waspada , ViturAgency di Duga Sering Menyelundupkan WNI Ke Jeju dengan Modus Visa Turis

Sedangkan dalam kenyataannya rata rata ketika mereka sampai ke jeju ( korea.red ) calo yang membawa mereka lepas tangan begitu saja sehingga mereka harus mencari pekerjaan sendiri.

Dikarenakan jeju sangat sulit untuk pekerja ilegal maupun dengan visa suaka, tak jarang beberapa dari mereka hanya bertahan sebentar sebelum ahirnya memilih pulang kembali ke indonesia.

Perlu di ketahui di jeju jarang ada pabrik yang menerima pekerja ilegal .

Bulan kemarin penulis masih menjumpai WNI dengan visa suaka yang belum lama tiba di jeju, dan antara calo dengan mereka sudah ada kesepakatan dan mereka seyogyanya mengerti akan di pekerjakan secara ilegal.

Sekitar dua minggu yang lalu penulis juga sempat menemukan WNI dengan kasus serupa akan tetapi dia tidak diuruskan visa suaka, sehingga dia sekarang menjadi ilegal.

Dan banyak temannya yang tidak lolos di imigrasi bandara jeju ahirnya dipulangkan lagi ke indonesia, dan bagi yang di deportasi para calo menjanjikan akan di berangkatkan dengan tujuan negara lainnya.

Masalah pekerjaanpun mereka kadang kerja kadang tidak. Ada yang dapat bayaran 60 ribu won per hari  belum di potong bayar asrama dan makan. Yang jumlahnya lumayan mencekik.

Penulis sudah pernah memberitahu pihak KBRI seoul maupun pengaduan ke kemenlu melalui call center office supaya pihak pemerintah korea tidak sembarangan memberi visa suaka kepada WNI yang datang ke jeju.

Karena kasihan yang sudah terlanjur kesini dan tidak mendapat pekerjaan ahirnya terlunta lunta.Sejatinya  Mereka itu tidak tertipu karena mereka sudah tau akan di tempatkan secara ilegal.

Sebenarnya kasus seperti ini sudah pernah di ungkap tahun 2016 yang lalu,beberapa pelaku di tangkap baik dari warga negara korea maupun warga negara indonesia yang terlibat masalah ini.akan tetapi berulang karena banyak yang ingi kerja kekorea dengan jalan yang instan tanpa melalui mekanisme yang benar.